Lensakriminal || Aceh Utara – Harapan masyarakat Desa Tualang dan Desa Pulo Blang untuk memiliki akses penghubung yang lebih layak kini mulai terwujud. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara terus berjalan dengan fokus pengerjaan pada penggalian pondasi jembatan, Rabu (13/5/2026).
Di tengah aktivitas alat dan material di lokasi pembangunan, Babinsa Koramil 07/Meurah Mulia Kodim 0103/Aceh Utara, Sertu Irwan, terus melakukan pendampingan dan pemantauan pekerjaan di lapangan. Tahap awal yang sedang dikerjakan meliputi penggalian pondasi stob blok serta penggalian pondasi tiang pada titik terjauh jembatan.
Jembatan gantung tersebut dirancang dengan panjang 91 meter, lebar 1,2 meter dan tinggi mencapai 14 meter. Sementara bagian penyangga utama atau abutment dibangun dengan ukuran panjang 2 meter, lebar 3,5 meter dan tinggi 3 meter untuk memperkuat konstruksi jembatan.
Saat ini progres pembangunan telah mencapai 12,50 persen. Pekerjaan pondasi menjadi tahapan penting sebelum proses pembangunan berlanjut ke pemasangan konstruksi utama jembatan gantung penghubung antar desa tersebut.
Sertu Irwan menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini sangat dinantikan masyarakat karena akan mempermudah aktivitas sehari-hari warga. “Selama ini masyarakat harus melewati jalur yang cukup sulit. Dengan adanya jembatan ini nantinya akses warga akan lebih cepat, aman dan lancar,” ungkapnya.
( R— LKM)