Lensakriminal || Aceh Barat – Prajurit Kodim 0105/Abar melaksanakan Kesamaptaan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik I yang diawasi langsung oleh Tim Asistensi Jasrem 012/TU, bertempat di Lapangan Kompi Senapan C Yonif 116/GS Desa Lapang Kecamatan Johan Pahlawan, Kamis (30/4/2026)
Kegiatan Tes Garjas Periodik ini merupakan kewajiban bagi seluruh prajurit TNI yang dilaksanakan dua kali dalam setahun. Tujuannya adalah untuk menjaga stamina serta mengetahui tingkat kebugaran fisik Prajurit, sekaligus mengukur kemampuan jasmani secara berkala.
Sebelum pelaksanaan, kegiatan diawali dengan pengecekan Personel dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan tahap awal oleh tim medis dari Kesrem IM 04.02 Meulaboh. Pemeriksaan meliputi pengecekan tensi dan denyut nadi guna memastikan kondisi Prajurit siap mengikuti seluruh rangkaian Samapta. Selain itu, dukungan satu unit ambulans juga disiagakan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Pada kesempatan tersebut, Pasi Pers Kodim 0105/Abar Kapten Inf Kardian menekankan kepada seluruh Prajurit agar selama pelaksanaan tes tetap tertib dan mengutamakan faktor keamanan, namun tetap berupaya maksimal sesuai kemampuan masing-masing.
“Laksanakan kegiatan dengan penuh semangat dan serius, namun tetap utamakan faktor keamanan,” tegasnya
Di lokasi yang sama, Pajas Rem 012/TU Letda Inf Yusuf H. Ndruru menjelaskan bahwa terdapat beberapa item yang dinilai dalam tes kesamaptaan, yaitu Kesamaptaan “A” berupa lari selama 12 menit, serta Kesamaptaan “B” yang meliputi pull up, push up, sit up, dan shuttle run. Kemudian renang ketangkasan jarak 50 meter.
Sementara itu, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., secara terpisah menyampaikan bahwa kegiatan kesamaptaan jasmani secara berkala ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik Prajurit, sekaligus sebagai sarana pembinaan dalam menunjang kelengkapan administrasi usulan kenaikan pangkat (UKP), persiapan pendidikan, maupun program lainnya.
“Semapta periodik ini merupakan program yang harus dilaksanakan secara teratur, terukur, dan berjenjang. Setiap Prajurit dituntut untuk terus membina fisik agar tetap prima, karena kemampuan jasmani yang baik merupakan modal utama dalam mendukung keberhasilan tugas ke depan yang semakin kompleks. Dengan fisik yang prima, prajurit dapat menjalankan tugas secara profesional,” ungkap Dandim.
(R— LKM)