Lensakriminal || Aceh Barat – Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., diwakili Kasdim Mayor Cke Teguh Widodo menghadiri Upacara Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 Tahun yang digelar di Lapangan Kantor Dinas Pendidikan Jalan KLK Ujong Beurasok, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Senin (14/9/2026)
Upacara Hardikda mengusung tema “Memajukan Pendidikan Aceh, Membangun Generasi Islami, Unggul dan Bermartabat” ini dipimpin oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., dan diikuti para kepala sekolah, guru serta siswa/siswi dari berbagai sekolah se-Kabupaten Aceh Barat sebagai peserta Upacara.
Untuk Pembacaan Pembukaan UUD 1945 dipercayakan kepada Guru SMP Negeri 3 Meulaboh, Ida Dwiwahyuni, S.Kom., sedangkan doa dipimpin oleh Guru SMP Negeri 2 Pante Ceureumen, Rilki Trianov, S.Pd. Suasana upacara semakin semarak dengan penampilan Paduan Suara Pelajar SMP Negeri 3 Meulaboh.
Usai rangkaian Upacara, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., melalui Kasdim Mayor Cke Teguh Widodo mengatakan bahwa momentum Hardikda ke-67 hendaknya menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk menentukan wajah Aceh dan Indonesia di masa depan. Karena itu, kita harus bersama-sama memberikan ruang, dukungan dan keteladanan kepada generasi muda agar tumbuh menjadi insan yang berilmu, berakhlak, disiplin, memiliki semangat kebangsaan serta mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah dan bangsa,” ujar Kasdim
Kasdim menegaskan, TNI melalui satuan kewilayahan akan terus mendukung berbagai program pemerintah di bidang pendidikan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah, merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan pembinaan generasi muda sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, cinta tanah air dan wawasan kebangsaan.
“Generasi muda adalah aset bangsa. Mereka bukan hanya harus pintar, tetapi juga harus memiliki karakter kuat, berintegritas dan mencintai tanah air. Di sinilah pentingnya sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat dan seluruh komponen bangsa,” terang Kasdim
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan penghargaan kepada para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD dan SMP.
Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas prestasi, kerja keras dan kreativitas para pelajar Aceh Barat. Prestasi yang diraih diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi siswa, sekolah dan orang tua, tetapi juga menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus mengembangkan potensi di bidang akademik, olahraga maupun seni.
(R—- LKM)