Anggaran BUMDes Montong Gamang Diduga Tak Jelas, Warga Pertanyakan Keberadaan Usaha Peternakan Ayam

Lensakriminal || LOMBOK TENGAH — Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, anggaran yang disebut-sebut mencapai kurang lebih Rp500 juta untuk usaha peternakan ayam kini dipertanyakan keberadaannya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, usaha peternakan ayam yang sebelumnya dikelola melalui BUMDes tersebut kini sudah tidak terlihat lagi. Bahkan, kantor BUMDes yang sebelumnya digunakan untuk menjalankan aktivitas usaha juga disebut sudah tidak ada.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat sekitar.

Terlebih, sejumlah karyawan yang sebelumnya bekerja dalam kegiatan BUMDes tersebut dikabarkan sudah tidak lagi bekerja.

Sejumlah warga pun mempertanyakan bagaimana pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran BUMDes yang nilainya diperkirakan mencapai Rp500 juta tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, muncul dugaan adanya keterlibatan oknum Kepala Desa Montong Gamang berinisial AA bersama sejumlah jajarannya dalam persoalan tersebut.

Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat berharap pemerintah desa maupun pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penggunaan anggaran BUMDes, termasuk perkembangan usaha peternakan ayam, aset yang dimiliki, serta alasan berhentinya aktivitas BUMDes.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, diperlukan penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang, termasuk pemeriksaan terhadap laporan keuangan dan dokumen pertanggungjawaban BUMDes.

(R–AKA.82)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *