TNI AD Hadir untuk Rakyat, Jembatan Gantung Garuda Resmi Menghubungkan Dua Desa di Lombok Timur

Lensakriminal || Lombok Timur – Kegiatan Launching Program 200 Titik Jembatan Garuda hasil kolaborasi Pemerintah Pusat bersama TNI AD berlangsung di Dusun Aik Lekok, Desa Korleko Selatan, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Senin (9/3/2026).

Program ini mengusung tema “TNI AD Hadir Untuk Rakyat” sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat di wilayah terpencil, Senin (09/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Moch. Sjamsul Arief selaku Danrem 162/Wira Bhakti, Kasi Ops Korem 162/WB Kolonel Kav. Suaeb, Kasi Pers Korem 162/WB Kolonel Inf Jainal Abidin Rambe, Kasi Log Korem 162/WB Kolonel Czi Purbo Awin Niarto, Kasi Ter Korem 162/WB Kolonel Czi Irawan Agung Wibowo, serta Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Eky Anderson.

Turut hadir pula Danden Zibang Mataram Kolonel Czi Raka, Asisten II Pemkab Lombok Timur M. Haeri, S.IP., M.Si., Camat Labuhan Haji Hery Wahyudi, S.STP., M.M., Kapolsek Labuhan Haji Iptu Suhardi, S.H., para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga penerima manfaat.

Dalam program tersebut, Satuan Kodim 1615/Lotim bersama Tim Vertical Rescue Indonesia (VRI) dan masyarakat setempat berhasil membangun Jembatan Gantung Garuda sepanjang 60 meter yang berlokasi di Dusun Aik Lekok, Desa Korleko Selatan. Pembangunan jembatan dilaksanakan selama tiga minggu, mulai 10 hingga 31 Desember 2025.

Jembatan gantung tersebut menjadi penghubung penting antara Dusun Lekok di Desa Korleko Induk dengan Dusun Dasan Baru di Desa Korleko Selatan, Kecamatan Labuhan Haji, sehingga mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya akses menuju sekolah, aktivitas ekonomi, serta kegiatan sosial masyarakat.

Pembangunan jembatan melibatkan tiga orang teknisi dari organisasi Vertical Rescue Indonesia serta sepuluh personel dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat melalui satuan Komando Distrik Militer 1615 Lombok Timur, dengan dukungan penuh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pembangunan ratusan jembatan yang dilaksanakan dalam waktu singkat sebagai bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat.

Presiden menegaskan pembangunan infrastruktur seperti jembatan merupakan bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakat, khususnya diwilayah terpencil yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan akses.

Ia juga mengapresiasi kerja keras TNI yang mampu menyelesaikan pembangunan ratusan jembatan dalam waktu sekitar dua setengah bulan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan dedikasi dan semangat pengabdian prajurit TNI sebagai tentara rakyat.

“Ini senagai bukti negara tidak akan membiarkan rakyatnya menghadapi kesulitan. TNI telah membuktikan bahwa mereka adalah tentara rakyat yang selalu siap berkorban demi kepentingan bangsa dan masyarakat, “ujarnya.

Presiden juga mengingatkan pentingnya persatuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global serta menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memerangi korupsi dan penyalahgunaan kewenangan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Diakhir sambutannya, Presiden secara resmi meresmikan Jembatan Gantung Garuda dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, menandai dimulainya pemanfaatan jembatan tersebut oleh masyarakat.

Dengan diresmikannya jembatan ini, diharapkan akses transportasi masyarakat menjadi lebih mudah, aman, serta mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan dan kesejahteraan warga diwilayah tersebut,”tandasnya.

( R— LKM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *