Lensakriminal || Aceh Utara – Semangat gotong royong dan kekompakan luar biasa ditunjukkan oleh prajurit Yon Kav 11/MSC bersama Babinsa Koramil 29/LKH dalam aksi Karya Bakti pasca banjir bandang di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Selasa (6/1/2026).
Di bawah komando Letda Kav Andika Arya, sebanyak 15 personel TNI terjun langsung ke lapangan, berjibaku dengan lumpur yang pekat demi memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana. Pemandangan prajurit yang berseragam loreng penuh lumpur menjadi bukti nyata dedikasi TNI dalam membantu kesulitan rakyat di wilayah pedalaman.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk mempercepat pemulihan fasilitas umum, khususnya sekolah, agar anak-anak kita tidak terlalu lama libur akibat bencana ini,” ujar Letda Kav Andika Arya di sela-sela kegiatan. Dengan penuh semangat kebersamaan, para prajurit bersama Babinsa Sertu Hayuti fokus membersihkan endapan lumpur tebal yang masuk hingga ke dalam ruang belajar serta menimbun area depan kelas. Kerja keras ini dilakukan agar aktivitas belajar mengajar di TK Desa Simpang Tiga dapat segera kembali efektif dan berjalan seperti sedia kala.
Aksi ini tidak hanya menyasar bagian dalam bangunan, tetapi juga pembersihan total halaman sekolah yang tertutup material sisa banjir. Lumpur yang licin dan cuaca yang tidak menentu tidak menyurutkan langkah para prajurit untuk terus mengangkut sisa-sisa banjir menggunakan peralatan seadanya. “Kami ingin memastikan bahwa ketika guru dan siswa kembali ke sekolah, lingkungan mereka sudah bersih, sehat, dan layak untuk proses belajar mengajar yang nyaman,” ujarnya menambahkan.
Hingga hari ini, progres pembersihan sarana pendidikan ini telah mencapai sekitar 75%. Meskipun sebagian besar area sudah mulai terlihat bersih, TNI berkomitmen untuk tidak meninggalkan lokasi sebelum tugas tuntas sepenuhnya. “Kegiatan hari ini baru selesai sebagian, dan sesuai rencana, kami akan melanjutkan kembali besok pagi hingga seluruh ruangan dan halaman sekolah benar-benar bersih dari sisa lumpur banjir bandang,” pungkasnya menutup aksi penuh kekompakan tersebut.
( R— LKM)