Otot Kawat Tulang Besi Modal Dasar Tim Satgas TMMD Kodim 0105/Abar Bangun Kekuatan Pondasi Talud Penahan Jalan

Lensakriminal|| Aceh Barat – Cuaca panas menyengat dan tengah menjalankan ibadah puasa tidak menjadi penghalang bagi Tim Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar bersama masyarakat untuk terus mengejar target pembangunan Talud Penahan Timbunan (TPT) sebagai sasaran fisik di Desa Pasi Aceh, Kecamatan Woyla, Minggu (22/2/2026)

Dengan semangat “otot kawat tulang besi”, Prajurit Satgas TMMD yang merupakan bagian dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat tetap stabil dan konsisten bekerja maksimal. Tapak demi tapak talud dibangun tanpa mengenal kata lelah. Ayunan cangkul, susunan rakitan besi, rangkaian papan mall hingga adukan semen dikerjakan penuh ketelitian demi menghasilkan konstruksi yang kokoh dan tahan lama.

Kebersamaan TNI dan masyarakat menjadi energi utama di lapangan. Kendati dibawah terik matahari, warga dengan antusias turut membantu sesuai kemampuan masing-masing. Gotong royong yang terjalin kian mempererat Kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., menegaskan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan secara terorganisir dan sistematis agar tepat waktu dan tepat sasaran.

“Tim Satgas bekerja dengan perencanaan yang matang, terorganisir dan sistematis. Setiap tahapan dikerjakan sesuai prosedur agar kualitas bangunan terjamin. Walaupun dalam kondisi berpuasa dan cuaca cukup panas, namun semangat personel dan masyarakat tetap tinggi menggelora” ujar Dansatgas

Talud penahan timbunan ini memiliki fungsi vital sebagai penguat badan jalan agar tidak mudah longsor maupun terkikis air. Dengan terbangunnya TPT yang kokoh, akses transportasi warga akan semakin lancar, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Sehingga muaranya TNI AD akan selalu dihati rakyat.

Melalui kerja keras tanpa henti, Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar membuktikan bahwa pengabdian kepada rakyat tidak mengenal batas waktu maupun kondisi. Otot kawat tulang besi bukan sekedar semboyan belaka, melainkan wujud nyata dedikasi membangun desa demi kesejahteraan masyarakat.

( R—- LKM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *