Mahasiswa FMN Gelar Mimbar Bebas Peringati Hari Perempuan Internasional

LensakriminalNews.com. LOMBOK TIMUR — Sejumlah mahasiswa dan aktivis yang tergabung dalam Front Mahasiswa Nasional (FMN) menggelar kegiatan mimbar bebas dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret.

 

 

Kegiatan tersebut disertai dengan pembagian selebaran kepada masyarakat guna menyampaikan berbagai aspirasi terkait isu perempuan.

 

Dalam kegiatan tersebut, massa aksi menyoroti sejarah lahirnya Hari Perempuan Internasional yang berawal dari perjuangan perempuan pekerja di berbagai negara. Perjuangan tersebut berkaitan dengan tuntutan atas hak-hak dasar, seperti kondisi kerja yang layak, pengurangan jam kerja, serta pemberian upah yang adil.

 

Menurut mereka, momentum Hari Perempuan Internasional merupakan simbol perjuangan perempuan dalam memperjuangkan kesetaraan, perlindungan, serta penghapusan berbagai bentuk diskriminasi yang masih terjadi di berbagai sektor kehidupan.

 

Selain menyoroti aspek historis perjuangan perempuan, selebaran yang dibagikan juga memuat pandangan kritis mengenai kondisi sosial dan ekonomi yang dinilai masih mempengaruhi kehidupan perempuan di Indonesia.

 

 

Dalam pandangan massa aksi, berbagai kebijakan dan situasi ekonomi saat ini dinilai masih menyisakan tantangan bagi perempuan, khususnya dalam hal perlindungan dari kekerasan, kesetaraan akses terhadap kesempatan kerja, serta jaminan kesejahteraan.

 

Massa aksi juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan hukum bagi perempuan. Mereka menilai implementasi berbagai regulasi yang telah ada perlu terus dioptimalkan, termasuk dalam upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga maupun kekerasan seksual.

 

Di bagian akhir selebaran, mereka mengajak perempuan untuk meningkatkan kesadaran, memperkuat solidaritas, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai ruang sosial, pendidikan, dan organisasi. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperjuangkan kesetaraan dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Peringatan Hari Perempuan Internasional tersebut diharapkan dapat menjadi momentum refleksi bersama untuk mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman, adil, serta memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.(Qwres).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *