Mobile Training Team (MTT) Pembelajaran Matematika Dasar Metode GASING, Pertajam Logika dan Kemampuan Numerik Prajurit Kodim 0105/Abar

Lensakriminal || Aceh Barat – Prajurit Kodim 0105/Aceh Barat menerima pembekalan Mobile Training Team (MTT) Pembelajaran Matematika Dasar dengan metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang berlangsung di Aula Makodim setempat Jalan Imam Bonjol Desa Drien Rampak Kecamatan Johan Pahlawan, Kamis (24/9/2026)

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dasar prajurit, khususnya dalam hal berhitung, berpikir logis, kemampuan numerik serta pemecahan masalah yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Metode Matematika GASING merupakan metode pembelajaran berhitung yang dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya dengan pendekatan yang dirancang agar materi matematika dapat dipahami secara gampang, asyik dan menyenangkan. Melalui metode ini, peserta tidak hanya diajak memahami konsep, tetapi juga dilatih untuk menghitung dengan cara yang lebih mudah, cepat dan tepat.

Bagi prajurit TNI, kemampuan matematika dasar bukan sekadar persoalan angka. Lebih dari itu, kemampuan numerik dan pola berpikir logis dapat menjadi fondasi dalam menganalisis persoalan, memperhitungkan berbagai kemungkinan serta menentukan langkah secara cepat dan tepat.

Pembelajaran dengan metode GASING juga memberikan ruang bagi prajurit untuk mengasah ketelitian dan ketajaman berpikir. Hal ini dinilai relevan dengan tuntutan tugas prajurit yang membutuhkan kemampuan berpikir sistematis serta ketepatan dalam mengambil keputusan di lapangan.

Dengan suasana pembelajaran yang interaktif dan aplikatif, para prajurit mengikuti materi secara antusias. Konsep matematika yang selama ini identik dengan angka dan rumus dikemas menjadi pembelajaran yang lebih sederhana sehingga mudah dipahami dan dipraktikkan.

Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., berharap melalui pembekalan ini maka kemampuan berhitung dan berpikir logis para prajurit semakin terasah. Pada akhirnya, peningkatan kapasitas tersebut turut mendukung profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara khususnya dalam mendidik anak-anak di Sekolah.

“Matematika bukan sekadar menghitung angka. Bagi prajurit, ketepatan berhitung adalah bagian dari ketajaman berpikir, sementara ketajaman berpikir menjadi modal penting dalam menghadapi setiap tantangan tugas di lapangan”, ujar Dandim

( R—- LKM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *