Lensakriminal || Brebes – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kapasitas kehumasan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi Rapat Koordinasi (Rakor) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. Penguatan tersebut dilaksanakan melalui pengarahan pimpinan dan penguatan kehumasan secara virtual melalui Zoom Meeting di Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes, Senin (14/9).
Kegiatan diikuti Kalapas Kelas IIB Brebes Mudo Mulyanto, jajaran pejabat manajerial, pegawai yang membidangi kehumasan. Rangkaian kegiatan menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, sekaligus meningkatkan kemampuan jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan dan komunikasi publik di era digital.
Pengarahan dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang menyampaikan sejumlah arahan strategis terkait persiapan Rakor yang dijadwalkan berlangsung pada 20–23 September 2026.
Dalam arahannya, jajaran Pemasyarakatan diminta mempercepat persiapan, memperkuat konsolidasi internal, serta memastikan setiap materi dan rumusan yang disusun benar-benar mencerminkan kondisi nyata dan kebutuhan pelaksanaan tugas di lapangan.
Mashudi menekankan agar hasil persiapan Rakor tidak berhenti pada dokumen, tetapi mampu menghasilkan rumusan yang dapat diterapkan secara konkret oleh seluruh jajaran Pemasyarakatan.
“Kami berharap Rakor sesuai dengan tujuan Pemasyarakatan, Pemasyarakatan hadir untuk memanusiakan manusia,” ujar Mashudi.
Sejumlah aspek strategis turut menjadi perhatian dalam pengarahan tersebut, di antaranya penguatan Pos Bapas, optimalisasi Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), pemenuhan hak Warga Binaan, layanan integrasi, penelitian kemasyarakatan (Litmas), serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Selain pengarahan terkait persiapan Rakor, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penguatan kehumasan Pemasyarakatan. Sesi ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas jajaran dalam mengelola informasi dan menyampaikan berbagai program, pelayanan, pembinaan, inovasi, serta capaian kinerja Pemasyarakatan kepada masyarakat.
Penguatan kehumasan membahas peran strategis Humas sebagai jembatan komunikasi antara organisasi dengan masyarakat. Humas tidak hanya bertugas mendokumentasikan dan memberitakan kegiatan, tetapi juga memastikan informasi yang disampaikan akurat, edukatif, humanis, mudah dipahami, serta mampu menggambarkan kinerja Pemasyarakatan secara objektif.
Jajaran Lapas Brebes juga mendapatkan penguatan mengenai media monitoring Pemasyarakatan, praktik penulisan straight news, serta teknis pengiriman berita “Apa Kabar Pemasyarakatan”. Materi tersebut menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan jajaran dalam memproduksi informasi yang berkualitas sekaligus mengikuti perkembangan pola komunikasi di era digital.
Melalui media monitoring, jajaran juga didorong untuk lebih responsif terhadap perkembangan pemberitaan dan isu yang berkaitan dengan Pemasyarakatan. Informasi yang berkembang dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam menentukan strategi komunikasi publik yang tepat.
Kalapas Kelas IIB Brebes, Mudo Mulyanto, menyampaikan dukungannya terhadap arahan pimpinan sekaligus penguatan kehumasan tersebut. Menurutnya, konsolidasi internal dan komunikasi publik harus berjalan beriringan untuk memastikan kinerja Pemasyarakatan dapat dipahami masyarakat secara utuh.
“Kami siap menindaklanjuti arahan pimpinan dengan memperkuat konsolidasi internal dan menyamakan persepsi seluruh jajaran. Rakor menjadi momentum penting untuk memastikan program dan kebijakan Pemasyarakatan dapat diterapkan secara tepat, terukur, dan memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Mudo.
Terkait penguatan kehumasan, Mudo menilai publikasi memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Pemasyarakatan.
“Kami mendukung penuh penguatan kehumasan ini. Humas memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara Lapas Brebes dengan masyarakat. Berbagai program, pelayanan, inovasi, dan kegiatan pembinaan perlu disampaikan dengan baik agar masyarakat mengetahui kinerja Pemasyarakatan secara utuh,” ungkapnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Lapas Brebes berkomitmen menindaklanjuti setiap arahan pimpinan dengan memperkuat konsolidasi, meningkatkan kompetensi jajaran, serta mengoptimalkan peran kehumasan dalam mendukung keterbukaan informasi publik.
Lapas Brebes siap berkonsolidasi, siap berkomunikasi, dan siap memberikan kinerja terbaik untuk Pemasyarakatan yang semakin berkualitas dan dipercaya masyarakat.
( R—- LKM)