Lensakriminal || Brebes – Pesan tentang pentingnya perubahan dan masa depan disampaikan Komandan Subdenpom IV/1-4 Brebes, Lettu Cpm Sulaiman, S.H., M.H., kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes, Senin (14/9/2026). Arahan tersebut diberikan usai pelaksanaan Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara di Lapangan Blok Hunian Lapas Brebes.
Dalam arahannya, Sulaiman mengajak WBP untuk tidak menjadikan masa menjalani pidana sebagai penghalang untuk meraih masa depan. Sebaliknya, waktu selama berada di Lapas diharapkan dapat dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, serta mengikuti seluruh proses pembinaan dengan sungguh-sungguh.
“Jangan melihat masa di Lapas sebagai akhir dari perjalanan hidup. Justru manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan memperbaiki diri. Apa yang kalian lakukan hari ini akan menentukan bagaimana kehidupan kalian ketika kembali ke masyarakat,” ujar Sulaiman.
Ia juga menekankan bahwa perubahan tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti disiplin, menaati aturan, menghormati orang lain, dan bertanggung jawab terhadap tugas merupakan bagian penting dari proses membangun karakter.
“Perubahan itu dimulai dari diri sendiri dan bisa dimulai dari hal-hal kecil. Disiplin, patuh terhadap aturan, menghargai sesama, dan menjalankan setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh. Kalau dilakukan terus-menerus, hal kecil tersebut akan menjadi kebiasaan yang membawa perubahan,” pesannya.
Sulaiman turut mengingatkan WBP agar tidak mudah menyerah terhadap keadaan dan tetap memiliki harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Ia mendorong WBP untuk menjadikan berbagai program pembinaan di Lapas sebagai kesempatan memperoleh bekal, baik dalam pembentukan kepribadian maupun keterampilan.
“Jangan pernah merasa masa depan sudah tertutup. Selama masih ada kemauan untuk berubah, selalu ada kesempatan untuk menjadi lebih baik. Ikuti pembinaan dengan baik, ambil manfaatnya, dan persiapkan diri sebaik mungkin untuk kembali ke tengah masyarakat,” lanjutnya.
Arahan tersebut mendapat perhatian dari WBP yang mengikuti kegiatan dengan tertib. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi Lapas Brebes bersama Subdenpom IV/1-4 Brebes dalam memperkuat pembinaan, khususnya dalam membangun kedisiplinan, kesadaran berbangsa, dan karakter positif Warga Binaan.
Kasi Binadik dan Giatja Lapas Brebes, Bachtiar Oktafiandi, menyampaikan apresiasi atas arahan dan motivasi yang diberikan Komandan Subdenpom kepada WBP. Menurutnya, keterlibatan unsur eksternal dalam kegiatan pembinaan memberikan perspektif dan motivasi tambahan bagi WBP untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik.
Menyampaikan pesan Kalapas Brebes Mudo Mulyanto, Bachtiar mengatakan bahwa sinergi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menghadirkan pembinaan yang semakin kuat dan berdampak.
“Bapak Kalapas menyampaikan bahwa pembinaan merupakan proses yang membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak. Arahan yang diberikan hari ini menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk melihat masa depan secara lebih positif dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada selama menjalani pembinaan,” ujar Bachtiar.
Ia menambahkan, Lapas Brebes akan terus membuka ruang kolaborasi dengan aparat penegak hukum maupun instansi lainnya untuk mendukung proses pembinaan WBP.
“Harapan kami, setiap kegiatan yang dilaksanakan bersama mitra tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan nilai, motivasi, dan bekal bagi Warga Binaan. Tujuan akhirnya adalah mereka mampu berubah, berkembang, dan siap kembali ke masyarakat dengan sikap serta keterampilan yang lebih baik,” pungkasnya.
( R—- LKM)