Polda NTB Perketat Pengamanan Ibadah Minggu, Wujudkan Rasa Aman bagi Umat Kristiani

Lensakriminal || Mataram, NTB – Dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Minggu, Polda NTB mengerahkan sejumlah personel untuk melakukan pengamanan di berbagai gereja dan rumah ibadah di wilayah Kota Mataram, Minggu (14/06/2026).

Pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel kepolisian di setiap lokasi ibadah guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung aman, tertib, dan khidmat. Kehadiran aparat kepolisian diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi para jemaat saat menjalankan ibadah.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun keyakinan.

“Pengamanan gereja dan rumah ibadah saat pelaksanaan ibadah Minggu merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin kebebasan masyarakat untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman yang selama ini terjaga dengan baik di Nusa Tenggara Barat. Dengan terciptanya rasa aman, masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan lebih tenang dan penuh kekhusyukan.

Selain melakukan penjagaan di area rumah ibadah, personel kepolisian juga melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu jalannya ibadah.

“Polda NTB akan terus berupaya hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Selain sebagai bentuk pelayanan kepolisian, ini juga merupakan wujud toleransi antarumat beragama yang harus terus dipelihara dan dijaga bersama,” tegasnya.

Pengamanan tidak hanya dilakukan oleh personel Polda NTB, tetapi juga melibatkan jajaran Polres dan Polsek di seluruh wilayah hukum masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan keagamaan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui pengamanan yang rutin dilaksanakan pada setiap kegiatan keagamaan, Polda NTB berharap situasi kerukunan antarumat beragama di wilayah Nusa Tenggara Barat tetap terjaga, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

(R–AKA.82)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *