Dari Wawasan Kebangsaan Menuju Pelayanan Prima, Lapas Brebes dan Subdenpom Perkuat Karakter ASN

Lensakriminal || Brebes – Lapas Kelas IIB Brebes terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta budaya kerja Bebas HALINAR melalui kegiatan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan ASN Sebagai Pemersatu Bangsa yang dilaksanakan pada Kamis (11/6/2026) di Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes. Kegiatan tersebut menghadirkan Komandan Sub Detasemen Polisi Militer IV/1-4 Brebes sebagai narasumber, serta diikuti oleh pejabat manajerial, dan seluruh pegawai Lapas Brebes.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya wawasan kebangsaan, nasionalisme, cinta tanah air, serta peran strategis Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Materi yang disampaikan menekankan bahwa ASN tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta menjaga netralitas dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan.

Kepala Lapas Kelas IIB Brebes, Mudo Mulyanto, menegaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan merupakan fondasi penting dalam membangun integritas dan profesionalisme aparatur negara. Menurutnya, keberhasilan pembangunan WBBM tidak hanya ditentukan oleh sistem dan tata kelola organisasi yang baik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas.

“Wawasan kebangsaan harus menjadi bagian dari budaya kerja setiap ASN. Pegawai Lapas Brebes harus mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menjunjung tinggi integritas, serta memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Semangat nasionalisme yang kuat akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM dan lingkungan kerja yang bebas dari HALINAR,” ujar Mudo Mulyanto.

Sementara itu, Komandan Sub Detasemen Polisi Militer IV/1-4 Brebes, Sulaiman menyampaikan bahwa persatuan, disiplin, dan loyalitas kepada bangsa dan negara merupakan nilai dasar yang harus terus dipelihara oleh setiap aparatur negara. Ia menekankan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah.

“Sebagai aparatur negara, kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Disiplin, loyalitas, dan integritas harus menjadi landasan dalam setiap pengabdian. Melalui penguatan wawasan kebangsaan ini, diharapkan seluruh pegawai semakin memahami perannya sebagai pemersatu bangsa sekaligus pelayan masyarakat yang profesional,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Brebes dalam memperkuat budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Selain meningkatkan pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan, kegiatan tersebut juga memperkuat komitmen seluruh jajaran untuk mendukung pembangunan Zona Integritas menuju WBBM serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan bersih dan bebas dari HALINAR.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Brebes berharap seluruh pegawai semakin memiliki kesadaran dan tanggung jawab sebagai aparatur negara yang tidak hanya mampu menjalankan tugas secara profesional, tetapi juga menjadi perekat dan pemersatu bangsa. Penguatan nilai-nilai nasionalisme, integritas, dan disiplin diyakini akan menjadi pondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang modern, humanis, dan berintegritas. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang hadir.

( R—- LKM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *