Lensakriminal || Aceh Barat – Kinerja Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar semakin gacor terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Salah satunya melalui pembangunan Talut Penahan Timbunan jalan yang dibangun kokoh dengan lapisan batu koral sungai di Desa Pasi Aceh, Kecamatan Woyla, Sabtu (7/3/2026)
Dalam pengerjaannya, Personel Satgas TMMD memaksimalkan pemanfaatan material alam yang tersedia di sekitar lokasi. Batu koral sungai dimanfaatkan sebagai bahan utama untuk memperkuat struktur talut agar mampu menahan timbunan tanah di sepanjang badan jalan yang sedang ditingkatkan.
Dengan penuh ketelitian, tangan-tangan kreatif personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat menyusun batu koral tersebut sedemikian rupa hingga terlihat rapi, kuat, dan memiliki daya tahan yang baik. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam mewujudkan pembangunan desa.
Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar, Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., mengatakan bahwa pembangunan talut ini sangat penting untuk menjaga kestabilan badan jalan agar tidak mudah longsor, terlebih dengan kondisi kontur tanah di wilayah tersebut yang mudah terkikis manakala musim hujan.
“Talut ini berfungsi sebagai penahan timbunan tanah di sisi jalan agar tetap stabil dan tidak mudah tergerus, terutama saat turun hujan. Dengan memanfaatkan batu koral sungai, selain kuat juga lebih efisien karena materialnya tersedia di sekitar lokasi,” ujar Dansatgas
Kemudian Dansatgas menambahkan, pengerjaan talut tersebut merupakan bagian penting dari rangkaian pembangunan infrastruktur jalan dalam program TMMD Reguler ke-127. Diharapkan dengan adanya talut yang kokoh, kualitas jalan yang dibangun akan lebih tahan lama dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui kerja keras dan kebersamaan antara Personel Satgas TMMD dan masyarakat, pembangunan infrastruktur di Desa Pasi Aceh terus menunjukkan kemajuan signifikan. Semangat gotong royong yang terjalin pun menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
( R— LKM)