Misteri Dua Rekening RSUD dr R. Soedjono Selong dan Dana BLUD Diduga Masuk ke Rekening Lain Jaspel 4 Bulan Raip!

LensaKriminalNews.com. LOMBOK TIMUR — Keberadaan dua rekening milik RSUD dr R. Soedjono Selong menjadi sorotan publik. Dugaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) masuk ke rekening lain mencuat seiring belum dibayarkannya jasa pelayanan (jaspel) karyawan selama empat bulan terakhir.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr R. Soedjono Selong, dr. Anjas Moro, menegaskan bahwa pihak manajemen tetap berkomitmen membayarkan jaspel karyawan. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya pada 15 November 2025.

 

“Kami akan berusaha membayarkan hak karyawan selama empat bulan tersebut,” tegas dr. Anjas Moro.

 

Namun, pernyataan tersebut mendapat kritik keras dari Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Lombok Timur, Eko Rahadi, SH. Ia menilai keterlambatan pembayaran jaspel selama empat bulan sebagai bentuk kegagalan manajemen rumah sakit.

 

“Selama empat bulan jaspel belum dibayar. Lalu ke mana dana tersebut? Apakah dipinjam atau justru masuk ke kas pribadi oknum pejabat?” ujar Eko kepada wartawan, Rabu (5/2/2026).

 

Eko juga mempertanyakan keberadaan dua rekening RSUD dr R. Soedjono Selong yang dinilainya tidak lazim dan berpotensi menimbulkan dugaan pengelolaan dana BLUD yang tidak transparan.

 

“Kami heran, mengapa RSUD memiliki dua rekening. Apakah ada indikasi dana BLUD dibagi dua? Nominalnya tidak kecil, nilainya ratusan miliar rupiah. Sangat tidak logis jika rumah sakit sebesar RSUD dr R. Soedjono Selong kekurangan dana, apalagi sampai disebut kas kosong,” katanya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak RSUD terkait alasan penggunaan dua rekening serta transparansi pengelolaan dana BLUD yang dipersoalkan tersebut.(Qwres).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *